*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) Shubuh bersama para Ustadz.._*✨

*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

🗓️ *Sabtu, 14 Juni 2025 / 18 Dzulhijjah 1446 H*

🎯 *Kajian Siroh Sahabat : Salman Al Farisi Radhiyallahu ‘anhu*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Abdul Haris, Lc., MPd.*

======= =======

🗓️ *Ahad, 15 Juni 2025 / 19 Dzulhijjah 1446 H*

🎯 *Kajian Tafsir Tematik : Refleksi Ayat-ayat Dakwah (QS. Ibrahim : 4)*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Dr. Muhammad Choirin, Lc., MA.*

=======

🕔 *Ba’da Shubuh Pkl. 05.00 WIB – Selesai*

📌 *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

~~~~~~~
📱 *Gabung Live Streaming :*

YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq

*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq

Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq

*Contact us*
Email :
humas@masjidbaitulhaqpurigading.com

WhatsApp Center :
+62852-1327-4473

*Website*

Home

______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_

 

🎯 *Kajian Tafsir Tematik : Refleksi Ayat-ayat Dakwah (QS. Ibrahim : 4)*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Dr. Muhammad Choirin, Lc., MA.*

Kajian sebelumnya : 

Kajian Tafsir Tematik : Refleksi atas Ayat-ayat Dakwah (3)

 

QS: 14 Ibrahim : 4 h.255
وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهٖ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۗ فَيُضِلُّ اللّٰهُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
wa maaaaa arsalnaa mir rosuulin illaa bilisaani qoumiHii liyubayyina laHum‚ fa yuḍhillullooHu may yašyaaaaa-u wa yaHdii may yašyaaaaa`‚ wa Huwal-′aziizul-ḥakiiiim
Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, agar dia dapat memberi penjelasan kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Ayat 4 ini merupakan garis estafet dari ayat sebelumnya. Allah menjelaskan bahwa tugas utama seorang nabi adalah menyelamatkan manusia dari kegelapan. Oleh karena itu nabi diberi kitab.

QS: 14 : 1 h.255
الۤرٰ ۗ كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِ ە ۙ بِاِذْنِ رَبِّهِمْ اِلٰى صِرَاطِ الْعَزِيْزِ الْحَمِيْدِ ۙ
alif-laaaaam-roo‚ kitaabun an^zalnaaHu ilaika litukḣrijan~naasa minaẓh-ẓhulumaati ilan~nuuri bi-idżni robbiHim ilaa ṣhirooṭhil-′aziizil-ḥamiiiid•
Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji.

Antara kitab dan rosul tidak bisa dipisahkan. Nabi dijadikan 1 paket dengan Wahyu. Nabi dijadikan hamba yang ma’sum. Ahlak nabi adalah Al Qur’an. Dalam kehidupan pasca nabi tidak ditemukan sosok irisan dengan kitab. Kita diminta kalau berselisih maka kembali kepada kitab. Dua sumber utama, yaitu kitab dan Sunnah.

litukḣrijan~naasa minaẓh-ẓhulumaati ilan~nuuri mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang

Jangankan meniru nabi, meniru ulama saja kita tidak bisa. Ini refleksi. Kesederhanaan ulama, keikhlasannya. Meniru ini saja kita tidak bisa, apalagi meniru ahlaknya nabi.

Ayat 4 ini kembali membicarakan nabi. Allah mengatakan tidak mengutus rosul kecuali dengan bahasa mereka sendiri.

Para nabi adalah orang yang dikenal oleh kaumnya, tidak perlu penerjemah. Memahami masyarakatnya. Dihadirkan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

Dalam konteks kita sebagai guru maka kita harus memahami anak. Anak2 gen z tidak bisa kena teguran, Cemen, bagaimana cara kita menghadapi mereka itu yang harus dipelajari. Libatkan mereka dalam pekerjaan yang bisa mereka lakukan. Jangan hanya dikerjakan oleh orang lain. Kita harus memahami mereka, jangan meminta mereka memahami kita, karena mereka belum mengalami tua.

Nabi itu kalau sahabat nongkrong ikut nongkrong, kalau sahabat tertawa beliau juga tertawa bahkan sampai terlihat giginya. Beliau belanja di pasar, untuk mengingatkan bahwa beliau memahami kebutuhan istrinya, kebutuhan masyarakatnya.

Problem kita ada pada guru. Tidak bisa ketemu kalau tidak ada janji. Kalau guru salah siapa yang akan mengingatkan?

Nabi kalau sholat Maghrib membaca surat apa? Kalau sholat Jumat membaca Al ala dan Al ghosiyah. Karena waktunya pendek, sedang pada jam kerja, harus makan siang dsb. Nabi mengetahui masalah ini.

Nabi tidak menegur kepada imam yang bacaannya pendek. Tetapi kepada imam yang bacaannya panjang.

Kalau mengimami orang sholat maka ringankan, tidak bilang pendek. Ringan dan berat bacaan itu tergantung makmumnya.

Di Makah atau madinah saat musim haji, kunutnya saja 30 menit. Memang orang disana sudah berniat untuk ibadah. Tapi kalau diluar Makah, Madinah, harus memperhatikan jamaah.

Nabi lahir di arab namun tetap punya darah non arab.

Haji diadakan setiap tahun untuk kita sadari bahwa semua umat sama walaupun berbeda warna kulit, suku bangsa, bahasa dst.

Bahasa arab dipilih, terbukti dari dulu sampai sekarang, yang pakar bahasa arab tidak mesti orang arab. Didisain oleh Allah. Tidak ada bahasa yang diucapkan oleh orang dari suku apapun tidak menunjukan seseorang itu orang dari suku tertentu. Kalau sudah bicara bahasa arab hilang logat daerahnya.

bilisaani qoumiHii melainkan dengan bahasa kaumnya

Kalau ada kebaikan itu dari Allah, kalau ada keburukan dinisbatkan kepada kita. Ini mimbadil adab.

wa Huwal-′aziizul-ḥakiiiim Dia Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Pahami anak, jangan memaksa anak memahami kita, karena mereka belum mengalami tua.

 

Link YouTube hari ini : 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *