*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) Shubuh bersama para Ustadz.._*✨
*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*
🗓️ *Sabtu, 3 Januari 2026 / 14 Rajab 1447 H*
🎯 *Kajian Fiqih Ibadah : Hukum Meninggalkan Sholat & Tentang Qodho Sholat (Kitab Fathul Mu’in)*
🎙️ *Pembicara : Ustadz Mahfudz Rudiyat Abdurrahman.*
======= =======
🗓️ *Ahad, 4 Januari 2026 / 15 Rajab 1447 H*
🎯 *Kajian Tazkiyatun Nafs : Kiat Agar Dimudahkan dalam Ketaatan*
🎙️ *Pembicara : Ustadz Drs. Hasanuddin, MPd.*
=======
🕔 *Ba’da Shubuh Pkl. 04.45 WIB – Selesai*
📌 *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*
~~~~~~~
📱 *Gabung Live Streaming :*
YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq
*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq
Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq
*Contact us*
Email :
[email protected]
WhatsApp Center :
+62852-1327-4473
*Website*
______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_
Kajian Tazkiyatun Nafs : Kiat Agar Dimudahkan dalam Ketaatan*
🎙️ *Pembicara : Ustadz Drs. Hasanuddin, MPd.
Kajian sebelumnya :
Kajian Tazkiyatun Nafs : Konsekuensi Iman Kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wasallam
Dosa itu akan menghambat seseorang untuk taat, untuk khusyu beribadah kepada Allah.
Kisah imam masjid suudzon kepada orang yang menangis saat berdoa kepada Allah di siang hari. Ia suudzon bahwa menangisnya itu adalah Riya. Akhirnya ia tidak bisa khusyu dalam sholat tahajudnya. Tidak bisa menangis.
Setelah meminta maaf barulah ia bisa khusyu lagi dalam tahajudnya.
Maksiat kepada Allah menyebabkan kita dibenci oleh Allah dan oleh manusia.
Ada 2 kondisi harus stop maksiat : @ saat orangtua kita sudah meninggal dunia (karena akan menyakiti mereka). Malaikat memperlihatkan amal kita kepada Allah di hari Senin, menyampaikan amal kita kepada orangtua kita di hari Jumat. Betapa sakit mereka kalau yang diperlihatkan amal2 maksiat kita di dunia.
@saat kita sudah memiliki anak. Karena dosa kita berimplikasi ke anak-anak. Ada dosa itu yang menjadi utang yaitu zina. Tidak mustahil anaknya akan dizinahi oleh orang lain.
Agar dimudahkan untuk taat kepada Allah adalah meluruskan niat kita semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah.
Di dalam Quran ada satu ayat yang bila sahabat membacanya pasti menangis. QS 11 Hud : 15-16
QS: 11 : 15 h.223
مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا وَزِيْنَتَهَا نُوَفِّ اِلَيْهِمْ اَعْمَالَهُمْ فِيْهَا وَهُمْ فِيْهَا لَا يُبْخَسُوْنَ
manḡ~ kaana yuriidul-ḥayaatad-dun-yaa wa ziinataHaa nuwaffi ilaiHim a′maalaHum fiiHaa wa Hum fiiHaa laa yub•kḣosuuuun
Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan.
QS: 11 : 16 h.223
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَيْسَ لَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ اِلَّا النَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوْا فِيْهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
ulaaaaa-ikalladżiina laisa laHum fil-aakḣiroti illan~naaru wa ḥabiṭho maa ṣhona′uu fiiHaa wa baaṭhilum~ maa kaanuu ya′maluuuun
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.
Barangsiapa yang mencari ilmu tapi motivasinya duniawi maka ia tidak akan mencium harumnya surga.
Orang yang melakukan amal dengan ikhlas :
QS Al insan : 9
QS: 76 h.579
اِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللّٰهِ لَا نُرِيْدُ مِنْكُمْ جَزَاۤءً وَّلَا شُكُوْرًا
in~namaa nuṭh•′imukum liwaj-HillaaHi laa nuriidu minḡ~kum jazaaaaa-aw wa laa šyukuuroo
(sambil berkata), “Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan keridaan Allah, kami tidak mengharap balasan dan terima kasih dari kamu.
Ayat ini diturunkan untuk memuji keihlasan dan kedermawanan sahabat Ali bin Abi Tholib. Ia rela menahan lapar karena memberikan makanan kepada orang miskin, anak yatim, dan tawanan.
Beliau puasa yaumul bidh. Hari pertama saat mau buka ada orang miskin beliau memberikan makan untuk berbukanya, hari kedua ke anak yatim dan hari ketiga diberikan ke tawanan.
Kita akan ringan beribadah kalau ditujukan semata mata karena mencari ridho Allah.
Pertanyaan :
Apakah menangis salah satu syarat atau rukun dalam beribadah ?
Menangis bukan syarat atau rukun, ibadahnya tetap sah tanpa menangis.
Nabi dan para sahabat kebiasaan menangis saat beribadah. Menunjukan kebersihan hati. Airmata yang tumpah menjadi tameng kita jauh dari api neraka.
Iman naik turun, bagaimana saat iman turun lalu nyawa kita diambil?
Saat iman turun maka segera naikin lagi : @ mengunjungi orang yang sakit, yang sekarat, takjiyah. Ini sangat ampuh untuk menaikan iman kita. @Berteman dengan orang Sholeh. @quran adalah obat, jadi bacalah Qur’an, fahami artinya.
Link kajian YouTube hari ini :

