*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) bersama para Ustadz.._*✨
*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*
🗓️ *Sabtu, 9 September 2023 / 23 Shofar 1445 H*
🎯 *Kajian Tafsir Tematik : Menghitung Nikmat Allah ‘Azza wa Jalla*
🎙️ *Pembicara : Ust. Dr. Atabik Luthfi, MA.*
======= =======
🗓️ *Ahad, 10 September 2023 / 24 Shofar 1445 H*
🎯 *Kajian Aqidah & Manhaj Islam : Serba-serbi Hukum Seputar Kuburan (Kitab Sirajul Wahhaj)*
🎙️ *Pembicara : Ust. Ahmad Taqiyuddin, Lc.*
=======
🕔 *Ba’da Shubuh Pkl. 05.00 WIB – Selesai*
📌 *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*
📱 *Gabung Live Streaming :*
YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq
*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq
Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq
*Contact us*
Email :
humas@masjidbaitulhaqpurigading.com
WhatsApp Center :
+62852-1327-4473
Telegram Channel :
https://t.me/channel_mbhq
*Website*
______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_

QS: 14 h.260
وَاٰتٰىكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَاَلْتُمُوْهُ ۗjeda وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗjeda اِنَّ الْاِنْسَانَ لَظَلُوْمٌ كَفَّارٌ
wa aataakum~ minḡ~ kulli maa sa-altumuuH‚ wa inḡ~ ta′udduu ni′matallooHi laa tuḥṣhuuHaa‚ in~nal-inḡ~saana laẓholuumunḡ~ kaffaaaar
Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).
Kita tidak akan mampu menghitung nikmat Allah
QS: 16 annahl : 18 h.269
وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗjedaاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
wa inḡ~ ta′udduu ni′matallooHi laa tuḥṣhuuHaa‚ in~nallooHa laghofuurur roḥiiiim
Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Ada 3 hal kalau terkumpul pada insan dia merasa manisnya iman.
Yang harus dihitung dari perut keatas, nikmatnya beribadah, nikmatnya teman yang Sholeh, nikmatnya majelis ilmu dsb.
Namun kita seringnya menyebut2 nikmatnya perut ke bawah, urusan makanan dsb.
Semua yang datang dari Allah adalah nikmat. Kalau kita merasakan tidak nikmat mungkin rasa kita yang tumpul. Atau hati kita sedang sakit, atau mata kita sedang sakit dst. Kita tidak boleh menghina makanan.
Ada 2 nikmat yang sering dilupakan/terlalaikan : kesehatan dan waktu luang. Ini adalah nikmat yang besar dari Allaah.
Semua Kata nikmat dalam Al Qur’an bentuk tunggal/mufrad/satu.
Lukman 20
QS: 31 h.413
اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةً ۗjedaوَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ
a lam tarou an~nallooHa sakḣkḣoro lakum~ maa fis-samaawaati wa maa fil-arḍhi wa asbagho ′alaikum ni′amaHuu ẓhooHirotaw wa baaṭhinaH‚ wa minan~naasi may yujaadilu fillaaHi bighoiri ′ilmiw wa laa Hudaw wa laa kitaabim~ muniiiir
Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. Tetapi di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.
An nahl 121
QS: 16 h.281
شَاكِرًا لِّاَنْعُمِهِ ۖterus|jاجْتَبٰىهُ وَهَدٰىهُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
šyaakirol li-an′umiHij•tabaaHu wa HadaaHu ilaa ṣhirooṭhim~ mustaqiiiim
dia mensyukuri nikmat-nikmat-Nya. Allah telah memilihnya dan menunjukinya ke jalan yang lurus.
Banyak manusia tidak bersyukur.
Saba :13
QS: 34 h.429
يَعْمَلُوْنَ لَهٗ مَا يَشَاۤءُ مِنْ مَّحَارِيْبَ وَتَمَاثِيْلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُوْرٍ رّٰسِيٰتٍ ۗjeda اِعْمَلُوْٓا اٰلَ دَاوٗدَ شُكْرًا ۗjedaوَقَلِيْلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُوْرُ
ya′maluuna laHuu maa yašyaaaaa-u mim~ maḥaariiba wa tamaatṡiila wa jifaaninḡ~ kal-jawaabi wa quduurir roosiyaat‚ i′maluuuuu aala daawuuda šyukroo‚ wa qoliilum~ min ′ibaadiyašy-šyakuuuur
Mereka (para jin itu) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya di antaranya (membuat) gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah wahai keluarga Dawud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.
Bukan menghitung kalkulatif. Kalau menghitung kalkulatif maka tinggal menggunakan alat yang canggih. Ada satu aspek yang tidak bisa dihitung yaitu kualitas. Ada harga, ada rasa. Ada sisi kuantitas ada sisi kualitas.
Bisa jadi 1 dirham mengalahkan 2 dirham, karena yg satu dirham dia infakan, tapi yang ngasih 2 dirham bisa jadi dia punya 5 dirham sehingga masih ada sisa 3.
Al jumuah 10
QS: 62 h.554
فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
fa idżaa quḍhiyatiṣh-ṣholaatu fanḡ~tašyiruu fil-arḍhi wab•taghuu minḡ~ faḍhlillaaHi wadżkurullooHa katṡiirol la′allakum tufliḥuuuun
Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.
Bertebaran bukan urusan dunia, bertebaran mencari karunia, ada yang menuntut ilmu, dsb.
Tafsirnya ada di Al Hadid
QS: 57 h.540
سَابِقُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ ۙterus اُعِدَّتْ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖ ۗjeda ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚjeda|trوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ
saabiquuuuu ilaa maghfirotim~ mir robbikum wa jan~natin ′arḍhuHaa ka′arḍhis-samaaaaa-i wal-arḍhi u′iddat lilladżiina aamanuu billaaHi wa rusuliH‚ dżaalika faḍhlullooHi yu`tiiHi may yašyaaaaa`‚ wallooHu dżul-faḍhlil-′aẓhiiiim
Berlomba-lombalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Apa yang kita cari? Fadlulloh, karunia Allah, ada pahala, ampunan. Tapi kalau yg dicari mal maka kita tidak akan mendapat fadlulloh.
Kalau kita mencari urusan akhirat/ fadlulloh, maka kita akan mendapat mall lullah.
Hadits : Siapa yang hendak luas rizkinya dan panjang umurnya maka silaturahim.
Rizki bukan hanya harta.
Hud 6
QS: 11 juz 12h.222
۞ وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗjeda كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
wa maa min daaaaabbatinḡ~ fil-arḍhi illaa ′alallooHi rizquHaa wa ya′lamu mustaqorroHaa wa mustauda′aHaa‚ kullunḡ~ fii kitaabim~ mubiiiin
Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).
Demikian juga tentang sodakoh menambah pahala, adapun menambah harta atau tidak itu hak Allaah.
Anaml 19
QS: 27 h.378
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ
fa tabassama ḍhooḥikam~ minḡ~ qouliHaa wa qoola robbi auzi′niiiii an ašykuro ni′matakallatiiiii an′amta ′alayya wa ′alaa waalidayya wa an a′mala ṣhooliḥanḡ~ tarḍhooHu wa ad•kḣilnii biroḥmatika fii ′ibaadikaṣh-ṣhooliḥiiiin
Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Tujuan kita fadlulloh.
Pertanyaan :
Doa di dalam surat Al Fatihah.
Jawab:
Kita minta nikmat kepada Allah, terselah Allah memberikan dalam bentuk apa saja. Rizki, harta, dsb.
Boleh minta secara spesifik kepada Allah. Seperti nabi minta supaya suatu kaum diberi hidayah.
Kalau minta spesifik maka kalau tidak dikabulkan jangan marah kepada Allaah.
Selengkapnya di link YouTube :

