*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) Shubuh bersama para Ustadz.._*โœจ

*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

๐Ÿ—“๏ธ *Sabtu, 4 Juli 2026 / 19 Muharram 1448 H*

๐ŸŽฏ *Kajian Fiqih Ibadah : Tajhizul Janazah (Kitab Fathul Muin)*

๐ŸŽ™๏ธ *Pembicara : Ustadz Mahfudz Rudiyat Abdurrahman, SPdI.*

======= =======

๐Ÿ—“๏ธ *Ahad, 5 Juli 2026 / 20 Muharram 1448 H*

๐ŸŽฏ *Kajian Tafsir Hadits : Membangun Optimisme*

๐ŸŽ™๏ธ *Pembicara : Ustadz Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA.*

=======

๐Ÿ•” *Ba’da Shubuh Pkl. 05.00 WIB – Selesai*

๐Ÿ“Œ *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

~~~~~~~
๐Ÿ“ฑ *Gabung Live Streaming :*

YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq

*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq

Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq

*Contact us*
Email :
[email protected]

WhatsApp Center :
+62852-1327-4473

*Website*

Home

______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_

Kajian Fiqih Ibadah : Tajhizul Janazah (Kitab Fathul Muin)

๐ŸŽ™๏ธ *Pembicara : Ustadz Mahfudz Rudiyat Abdurrahman, SPdI.*

Kajian sebelumnya :ย 

Kajian Fiqih Ibadah : Amalan Fardhu Kifayah Terhadap Jenazah (Kitab Fathul Muin)

Pengurusan jenazah.

Hukum pengurusan jenazah janin yang gugur.

Janin yang gugur adalah yang keluar dari rahim ibunya sebelum sempurna usia kandungannya. Sempurna usia kandungan adalah 6 bulan. Firman Allah : Seorang ibu mengandung dan menyapih anaknya selama 30 bulan. Ini adalah masa mengandung dan menyusui. 30-24 = 6 bulan.

Maka muncul beberapa hukum :

1. Jika janin lahir lalu menunjukan tanda kehidupan, contoh menangis walaupun hanya sebentar, atau ada gerak tangan dan kaki, atau ada nafas, lalu meninggal dunmaka hukumnya seperti orang dewasa.

2. Jika lahir sudah meninggal : wajib dimandikan, dikafani, tidak wajib disholatkan, dimakamkan.
3. Jika lahir tetapi tidak ada tanda kehidupan, tidak berbentuk manusia,maka tidak ada kewajiban
4. apapun. Tetapi Sunnah dibalut dengan kain lalu dimakamkan.

Pemulasaraa mayit :
1. Memandikan ada 3 hukum : wajib, boleh, haram.
Wajib, hak seorang
muslim yang mati. Kecuali yang mati syahid. Dan selain bayi yang gugur
2. Janin yang lahir yang tidak berbentuk sempurna.boleh dimandikan boleh tidak dimandikan
3. Haram orang yang mati syahid dimandikan. Dikuburkan dengan luka dan darahnya.

@Bangkit sedang adzan : muadzin
@Bangkit berpakaian ihram, yang mati sedang haji atau umroh
@Dibangkitkan dalam keadaan berdarah2 tetapi wangi ; orang yang mati syahid.
@Wajahnya seperti berwajah seperti bintang : yang meninggal yang mendengar adzan langsung mengambil air wudhu.
@ada yang dibangkitkan mukanya seperti bulan, yang matinya sebelum adzan sudah berwudhu.
@Ada yang dibangkitkan wajahnya seperti matahari yaitu ketika adzan sudah berwudhu dan sudah berada di masjid

Sempurnanya memandikan mayit :
Memandikan mayit sama seperti mandi wajib. Kepala 3x disiram, bagian tubuh kanan depan 3x, kanan belakang 3x. Bagian depan kiri 3x, bagian kiri belakang 3x
Adab memandikan mayit :
Wajib menundukkan pandangan.
Mayit laki laki yang memandikan laki laki. Perempuan yang memandikan perempuan. Orang yang paling mengerti tatacara memandikan mayit, yang diutamakan.
Diperbolehkan suami memandikan istrinya. Juga sebaliknya.
Mayit disentuh wudhunya tidak akan batal. Yang batal wudhu itu yang masih hidup.

Mayit laki2. Kalau tidak ditemukan laki2 yang bisa memandikan maka ditayamumkan.
Mayit wanita. Kalau tidak ada wanita yang bisa memandikan maka ditayamumkan.

Jika tidak ada air maka mayit ditayamumkan.

Jika mayit sudah mulai hancur maka ditayamumkan.

Hendaknya orang yang memandikan adalah orang yang amanah.

Kalau melihat yang baik maka Sunnah diceritakan. Sebaliknya kalau melihat yang tidak baik maka harus dirahasiakan.

Diakhir kehidupan maka Allah akan tampakkan flashback kehidupan yang lalu.

Sungguh manusia banyak meninggalkan sakaratul maut.

Sekarang ini kita sedang tidur, maka ketika matilah kita terbangun. Hatta jur tumul maqoobir.

Surga ditunjukan saat sakaratul maut maka ada orang yang matinya tersenyum.

Sahabat Sya’ban, punya kebiasaan yang sangat disenangi rosul. Yaitu sudah ada di masjid sebelum adzan. Shaff terdepan sebelah kanan.
Kebiasaan Bilal meminta ijin rosul untuk iqomah. Rosul masih menunggu Sya’ban. Tapi syaban tidak hadir maka Bilal disuruh iqomah. Selesai sholat rosul pergi menuju rumah syaban. Ternyata sampai rumahnya syaban ketika waktu afdhol sholat Dhuha.
Duha 3 jam setelah syirik, afdholnya jam 9. Jarak tempuh masjid Nabawi ke rumah syaban 3 jam. Berarti jam 1 dinihari syaban sudah jalan menuju masjid Nabawi.
Istrinya menyampaikan, syaban tidak berangkat ke mesjid karena meninggal dunia.

Istrinya menyampaikan sebelum wafat 3 kalimat : aduh, kenapa tidak lebih jauh, aduh, kenapa tidak lebih bagus, aduh kenapa tidak semuanya. (QS Qof: 21) Allah perlihatkan pahala PP ke masjid dan ditunjukan surganya oleh Allah.
@Aduh kenapa tidak lebih jauh jarak rumah-masjid.
@Aduh kenapa tidak lebih bagus. Kalau pagi berangkat dingin, lalu di jalan ada orang kedinginan maka diberikan baju nya kepada orang tersebut. Syaban menyesal tidak bersedekah dengan baju tersebut.
@roti dan susu dibagi dua disedekahkan kepada orang miskin. Maka Allah tampakkan pahalanya sehingga syaban bilang aduh kenapa tidak semuanya dishodaqohkan.

Kajian di youtub hari ini :ย 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *