*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) Shubuh bersama para Ustadz.._*✨
*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*
🗓️ *Sabtu, 24 Oktober 2026 / 13 Jumadil Ula 1448 H*
🎯 *Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz 29 : Surat Al Insan (bag.6)*
🎙️ *Pembicara : Ustadz Arinal Haq Munir, Lc.*
======= =======
🗓️ *Ahad, 25 Oktober 2026 / 14 Jumadil Ula 1448 H*
🎯 *Kajian Tsaqofah Islamiyah : Keluarga yang Dirindukan Surga*
🎙️ *Pembicara : Ustadz Dr. Abdul Hamid, MA.*
=======
🕔 *Ba’da Shubuh Pkl. 04.45 WIB – Selesai*
📌 *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*
~~~~~~~
📱 *Gabung Live Streaming :*
YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq
*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq
Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq
*Contact us*
Email :
humas@masjidbaitulhaqpurigading.com
WhatsApp Center :
+62852-1327-4473
*Website*
______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_
Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz 29 : Surat Al Insan (bag.6)*
🎙️ *Pembicara : Ustadz Arinal Haq Munir, Lc.*
Kajian sebelumnya klik link berikut :
Lanjut ayat 23 …
QS: 76 : 23 h.579
اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ تَنْزِيْلًا ۚ
in~naa naḥnu nazzalnaa ′alaikal-qur`aana tan^ziilaa
Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an kepadamu (Muhammad) secara berangsur-angsur.
Di ayat ayat sebelumnya merupakan ayat2 kabar gembira.
tan^ziilaa berangsur -angsur, merupakan penguatan, Allah tancapkan ke dalam hati nabi sehingga ingat karena akan disampaikan kepada umatnya.
QS alqiyamat: …tidak usah mengikuti bacaan Jibril simaksaja bacaannya Allah akan menancapkan kedalam hatimu.
Urutan di mushaf adalah yang ditetapkan sebelum nabi wafat, dibacakan oleh Jibril sesuai urutan mushaf yang ada sekarang.
QS: 76 : 24 h.579
فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ اٰثِمًا اَوْ كَفُوْرًا ۚ
faṣhbir liḥukmi robbika wa laa tuṭhi′ min-Hum aatṡiman au kafuuroo
Maka bersabarlah untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
faṣhbir liḥukmi robbika : ibnu katsir menafsirkan takdir dan qqodho Allah SWT. Allah menegaskan supaya tidak ada tawar menawar dalam kebenaran.
Mereka mencegah dakwah nabi dengan berbagai cara, kasar dan halus. Dengan cara halus menawarkan sehari menyembah berhala sehari menyembah Allah, atau menawarkan harta, raja, wanita, agar nabi menghentikan dakwah. Ini disampaikan oleh Utbah bin robiah yang merupakan utusan kaum Quraisy.
Dijawab nabi dengan fushilat : dan jika mereka masih menolak dakwah mu maka sampaikanlah akan ada adzab seperti kepada kaum ad, tsamud, kaum nabi Sholeh.
Allah tegaskan ; dan janganlah engkau ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
QS: 76 : 25h.579
وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا ۚ
wadżkurisma robbika bukrotaw wa aṣhiilaa
Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
Maka kita diperintah dzikir pagi dan sore. Karena perubahan pagi dan siang, berdzikir. Perubahan petang dan malam, dengan berdzikir. Sehingga sepanjang hari kita akan terus mengingat Allah.
Cara menjadi Sholeh : berusaha mendekati orang Sholeh, bergaul dengan mereka, sholat berjamaah, kajian dst.
QS: 76 : 26 h.580
وَمِنَ الَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهٗ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيْلًا
wa minal-laili fasjud laHuu wa sabbiḥ-Hu lailan^ ṭhowiilaa
Dan pada sebagian dari malam, maka bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.
Di malam hari kita diperintahkan untuk tunduk bersujud, bertasbih, inilah posisi kita terdekat kepada Allah, posisi paling mulia seorang hamba dengan allah, maksudnya kita disuruh sholat tahajud.
Waktu malam adalah waktu orang beristirahat, berat untuk bangkit, ada nilai keihlasan yang luar biasa. Nilai keihlasan semakin tinggi maka semakin besar pahala.
Sebagian malam dipakai sujud, tidak sepanjang malam karena fitrah kita harus beristirahat. Harus tidur dulu.
Jangan mencari-cari cara lain dalam beribadah, beribadahlah sesuai yang dicontohkan nabi.
Imam Syafii membagi 3 waktu : untuk beraktifitas, untuk istirahat, untuk belajar,
Ketika nabi menemui masalah dalam dakwah maka nabi melakukan sholat, beliau menemukan ketenangan dalam sholat, sholat menjadi kebutuhan.
QS: 76 : 27 h.580
اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ يُحِبُّوْنَ الْعَاجِلَةَ وَيَذَرُوْنَ وَرَاۤءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيْلًا
in~na Haaaaa-ulaaaaa-i yuḥibbuunal-′aajilata wa yadżaruuna warooooo-aHum yauman^ tṡaqiilaa
Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu mencintai kehidupan (dunia) dan meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.
Orang kafir menyukai kehidupan dunia, melupakan hari kiamat. Padahal hari kiamat adalah hari yang berat.
QS: 76 : 28 h.580
نَحْنُ خَلَقْنٰهُمْ وَشَدَدْنَآ اَسْرَهُمْ ۚ وَاِذَا شِئْنَا بَدَّلْنَآ اَمْثَالَهُمْ تَبْدِيْلًا
naḥnu kḣolaq•naaHum wa šyadad•naaaaa asroHum‚ wa idżaa šyi`naa baddalnaaaaa amtṡaalaHum tab•diilaa
Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka. Tetapi, jika Kami menghendaki, Kami dapat mengganti dengan yang serupa mereka.
Allah menciptakan mereka kaum kafir, jika Allah berkehendak Allah bisa musnahkan mereka, lalu diganti dengan kaum yang baru.
Jabariyah : manusia tidak memiliki kehendak apa apa. Semua kehendak Allah SWT. Semua takdir Allah.
Qodariyah : manusia memiliki kehendak mutlak. Tidak ada kehendak Allah dalam perbuatan manusia.
Ahlusunnah waljamaah. Sesuai ayat ke 30.
QS: 76 : 29 h.580
اِنَّ هٰذِهٖ تَذْكِرَةٌ ۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا
in~na HaadżiHii tadżkiroH‚ fa man šyaaaaa-attakḣodża ilaa robbiHii sabiilaa
Sungguh, (ayat-ayat) ini adalah peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) tentu dia mengambil jalan menuju kepada Tuhannya.
QS: 76 : 30 h.580
وَمَا تَشَاۤءُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا حَكِيْمًا ۖ
wa maa tašyaaaaa`uuna illaaaaa ay yašyaaaaa-allooH‚ in~nallooHa kaana ′aliiman ḥakiimaa
Tetapi kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali apabila Allah kehendaki Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
Ini lah pendapat ahlusunnah wal jamaah.
QS: 76 : 31 h.580
يُّدْخِلُ مَنْ يَّشَاۤءُ فِيْ رَحْمَتِهٖ ۗ وَالظّٰلِمِيْنَ اَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًا
yud•kḣilu may yašyaaaaa-u fii roḥmatiH‚ waẓh-ẓhoolimiina a′adda laHum ′adżaaban aliimaa
Dia memasukkan siapa pun yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya (surga). Adapun bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih.
Siapa yang Allah kehendaki maka Allah masukan ke dalam rahmatnya.
Pertanyaan :
Tentang nabi Adam.
Nabi Adam diturunkan ke bumi, untuk menjadi khalifah di muka bumi.
Nabi Adam memakan buah terlarang atas bujukan iblis. Iblis menipu, menggunakan nama Allah. Nabi Adam ketika diturunkan kedunia diberi pesangon, modal, kalimat kalimat doa. Robbana dzolamna anfusana wainlam taghfirlana … Nabi Adam diajarkan untuk bertaubat. Sedangkan iblis dilaknat.
Terkait penciptaan manusia. Dari setetes air mani, dari segumpal darah, dari tanah.
Yang berbeda rentetan waktunya. Pertama kali nabi Adam diciptakan dari tanah. Kita pertemuan dari sperma dan sel telur. Dari segumpal darah juga betul hanya waktunya saja yang berbeda.
Link YouTube kajian hari ini :