*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) Shubuh bersama para Ustadz.._*✨

*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

🗓️ *Sabtu, 22 Agustus 2026 / 9 Rabiul Awal 1448 H*

🎯 *Kajian Tafsir Al-Quran Juz 29 : Surat Al Insan (bag. 4)*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Muhammad Lathif, SSI., MA.*

======= =======

🗓️ *Ahad, 23 Agustus 2026 / 10 Rabiul Awal 1448 H*

🎯 *Kajian Tazkiyatun Nafs : Kurikulum Hati*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Drs. Hasanuddin, MPd.*

=======

🕔 *Ba’da Shubuh Pkl. 05.00 WIB – Selesai*

📌 *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

~~~~~~~
📱 *Gabung Live Streaming :*

YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq

*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq

Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq

*Contact us*
Email :
[email protected]

WhatsApp Center :
+62852-1327-4473

*Website*

Home

______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_

Kajian Tafsir Al-Quran Juz 29 : Surat Al Insan (bag. 4)

*Pembicara : Ustadz Muhammad Lathif, SSI., MA.

Kajian sebelumnya, klik link :

Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz 29 : Surat Al Insan (bag. 3)

Ayat sebelumnya ayat 9 :

Insan dimaknai manusia secara umum. 

Dari sekian banyak manusia Allah memilih para nabi dan rosul, lalu dari nabi dan rosul Allah memilih Ulul azmi ada 5 : Nuh as, ibrohim as, musa as, Isa as, Muhammad Saw. Diangkat menjadi Ulul Azmi karena keistimewaan mereka. Nuh as berdakwah 1000 tahun -50 tahun. Begitu sabarnya, yang beriman hanya sedikit saja, yaitu manusia yang ikut di dalam perahunya.

Ibrohim as, sangat sabar. Menghadapi orangtuanya sendiri.

Musa as. Menghadapi kaum yang paling menjengkelkan, yahudi, Bani isroil, hanya sedikit saja yang mengikutinya. Diselamatkan dengan membelah laut. Ketika sampai disuatu tempat mereka minta satu berhala untuk disembah. Luar biasa bodoh.

Nabi Isa as, diancam pembunuhan, lalu diangkat ke langit dan kelak akan turun ke bumi menjadi umatnya nahi Muhammad.

Dari Ulul Azmi yang lima Allah memilih lagi nabi Muhammad Saw, sangat sabar. Diangkat menjadi pemimpin para nabi,  manusia dan mahluk Allah.

Di thoif beliau sampai berdarah darah sampai malaikat menawarkan untuk membalik gunung supaya musnah orang yang mencelakai nabi, tapi nabi malah mendoakan bangsa thaif.

Hijrah ke madinah, perang badar 300 melawan 1000 musyrikin Makkah. Dan menang.

Isro miroj, ketika akan kembali dari menghadap Allah bertemu nabi Musa, nabi Musa menyarankan agar meminta kepada Allah untuk mengurangi dari 50 waktu sampai 5 waktu sholat. Karena nabi Musa tahu betapa sulitnya manusia yang beliau hadapi. Apalagi ummat nabi Muhammad tidak akan kuat sholat 50 waktu.

Ayat 6 dan sebelumnya : mereka dimasukan ke surga karena mereka memenuhi nadzar (ayat 7), memberikan makan anak miskin dan tawanan perang (ayat 8), memberi makan karena mengharap ridho Allah. 

Memberi makan orang miskin adalah salah satu benteng akidah. 

QS: 76 : 10 h.579
اِنَّا نَخَافُ مِنْ رَّبِّنَا يَوْمًا عَبُوْسًا قَمْطَرِيْرًا
in~naa nakḣoofu mir robbinaa yauman ′abuusanḡ~ qomṭhoriiroo
Sungguh, kami takut akan (azab) Tuhan pada hari (ketika) orang-orang berwajah masam penuh kesulitan.”

Ayat ini berkaitan dengan ayat sebelumnya. Mereka takut adzab hari kiamat. 

Perbanyak orang-orang yang akan memberi syafaat kepada kita. Karena rosul tidak bisa memberi syafaat kepada kita bila umat rosul banyak yang tidak ridho kalau kita mendapat syafaat dari rosul. Diantaranya adalah orang orang Sholeh. Hadiri majelis ilmu. Majelis ilmu adalah taman surga. 

 

QS: 76 : 11 h.579
فَوَقٰىهُمُ اللّٰهُ شَرَّ ذٰلِكَ الْيَوْمِ وَلَقّٰىهُمْ نَضْرَةً وَّسُرُوْرًا ۚ
fa waqooHumullooHu šyarro dżaalikal-yaumi wa laqqooHum naḍhrotaw wa suruuroo
Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka keceriaan dan kegembiraan.

QS: 76 : 12 h.579
وَجَزٰىهُمْ بِمَا صَبَرُوْا جَنَّةً وَّحَرِيْرًا ۙ
wa jazaaHum~ bimaa ṣhobaruu jan~nataw wa ḥariiroo
Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) surga dan (pakaian) sutera.

Selain menunaikan nadzar, memberi makan orang miskin, juga mereka sabar dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah. Sabar dalam menghadapi musibah. Ada 4 jenis sabar : 1. Sabar ketika mendapat musibah, 2. Sabar dalam menjalankan perintah Allah. 3. Sabar dalam menjauhkan larangan Allah. 4. Sabar terhadap segala musibah.

Pembagian manusia : orang yang bersyukur dan orang yang kufur. 

Lanjut ayat 13 …

QS: 76 :13 h.579
مُّتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ ۚ لَا يَرَوْنَ فِيْهَا شَمْسًا وَّلَا زَمْهَرِيْرًا ۚ
muttaki`iina fiiHaa ′alal-arooooo-ik‚ laa yarouna fiiHaa šyamsaw wa laa zamHariiroo
Di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan.

QS: 76 : 14 h.579 وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلٰلُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوْفُهَا تَذْلِيْلًا wa daaniyatan ′alaiHim ẓhilaaluHaa wa dżullilat quṭhuufuHaa tadżliilaa Dan naungan (pepohonan)nya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya. QS: 76 : 15 h.579 وَيُطَافُ عَلَيْهِمْ بِاٰنِيَةٍ مِّنْ فِضَّةٍ وَّاَكْوَابٍ كَانَتْ قَوَارِيْرَا۠ wa yuṭhoofu ′alaiHim~ bi`aaniyatim~ min^ fiḍh·ḍhotiw wa akwaabinḡ~ kaanat qowaariiroo Dan kepada mereka diedarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kristal, QS: 76 : 16 h.579 قَوَارِيْرَا۟ مِنْ فِضَّةٍ قَدَّرُوْهَا تَقْدِيْرًا qowaariiro min^ fiḍh·ḍhotinḡ~ qoddaruuHaa taq•diiroo kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka). QS: 76 : 17 h.579 وَيُسْقَوْنَ فِيْهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنْجَبِيْلًا ۚ wa yusqouna fiiHaa ka`sanḡ~ kaana mizaajuHaa zan^jabiilaa Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. QS: 76 : 18 h.579 عَيْنًا فِيْهَا تُسَمّٰى سَلْسَبِيْلًا ainan^ fiiHaa tusam~maa salsabiilaa (Yang didatangkan dari) sebuah mata air (di surga) yang dinamakan Salsabil. QS: 76 : 19 h.579 ۞ وَيَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَ ۚ اِذَا رَاَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَّنْثُوْرًا wa yaṭhuufu ′alaiHim wildaanum~ mukḣolladuun‚ idżaa ro-aitaHum ḥasib•taHum lu`lu-am~ man^tṡuuroo Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda yang tetap muda. Apabila kamu melihatnya, akan kamu kira mereka, mutiara yang bertaburan. QS: 76 h.579 وَاِذَا رَاَيْتَ ثَمَّ رَاَيْتَ نَعِيْمًا وَّمُلْكًا كَبِيْرًا wa idżaa ro-aita tṡam~ma ro-aita na′iimaw wa mulkanḡ~ kabiiroo Dan apabila engkau melihat (keadaan) di sana (surga), niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.     .   .   .

Link YouTube kajian hari ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *