*_Yuk, Hadiri Kajian Sabtu-Ahad (KASAD) Shubuh bersama para Ustadz.._*✨

*Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

🗓️ *Sabtu, 31 Oktober 2026 / 20 Jumadil Ula 1448 H*

🎯 *Kajian Tazkiyatun Nafs : Menjaga Kesucian Hati di Tengah Fitnah Zaman*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Dr. Darwis Abu Ubaidah, MPdI.*

======= =======

🗓️ *Ahad, 1 November 2026 / 21 Jumadil Ula 1448 H*

🎯 *Kajian Tafsir Hadits : Hayaatan Thayyibah (Kehidupan yang Baik) itu Apa ?*

🎙️ *Pembicara : Ustadz Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA.*

=======

🕔 *Ba’da Shubuh Pkl. 04.45 WIB – Selesai*

📌 *Masjid Baitul Haq – Puri Gading*

~~~~~~~
📱 *Gabung Live Streaming :*

YouTube :
bit.ly/YouTube_MasjidBaitulHaq

*Social Media*
Facebook :
bit.ly/Facebook_MasjidBaitulHaq

Instagram :
bit.ly/Instagram_MasjidBaitulHaq

*Contact us*
Email :
humas@masjidbaitulhaqpurigading.com

WhatsApp Center :
+62852-1327-4473

*Website*

Home

______________________________
*DKM Baitul Haq, Puri Gading*
_Jl. Puri Gading Raya, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat – Indonesia_

Kajian Tazkiyatun Nafs : Menjaga Kesucian Hati di Tengah Fitnah Zaman

🎙️ *Pembicara : Ustadz Dr. Darwis Abu Ubaidah, MPdI.

Link Kajian sebelumnya :

Kajian Tafsir Al Qur’an Surat Al Qashash Ayat 77

Dengan hati yang sehat kita akan menghadap Allah kelak. QS asyuro : harta dan keturunan tidak ada lagi gunanya kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang sehat, yang selamat.

Hadits : Taqwa itu di sini, di hati.

Ada 3 karakter : tidak Istiqomah, mudah terpengaruh, ada hati yang baik.  Hadits : adasegumpal daging/mudghoh, kalau baik maka yang lain ikut baik, kalau rusak maka yang lain itu juga rusak, itulah hati.

Hati kita seperti panglima. Komponen2 yang lain adalah junun, prajurit. Kalau panglima meminta ke kiri maka tentara akan ke kiri.

Alqolbun Salim, Sehat, ada hati yang sakit, ada hati …

Hati yang sehat : ikhlas dalam beramal. Tulus, murni mengharapkan ridho Allah SWT. QS almaidah : mereka tidak takut kepada celaan orang yang tidak senang lalu mencelanya. Biwajhillah mencari wajah Allah. Mengikuti rosulullah/itiba

Ibadah mahdoh, haji, zakat, puasa sholat, sudah ditentukan oleh syariat.

Ghoiru mahdoh/muamalah silakan tentukan kecuali kalau ada larangan.

Hati yang sehat : Ikhlas dan mengikuti tuntunan, selamat dari syahwat dan fitnah subhat.

Hati yang sakit /maridun: imannya bercampur dengan syahwat. Masih melaksanakan perintah tapi larangan juga dikerjakan. Tolok ukurnya mayoritas, bukan kebenaran.

Hati yang mati : kehilangan kehidupan rohani, tidak mengenal Tuhannya. Mereka berprinsip bukan boleh atau tidak boleh, tetapi bisa dilakukan atau tidak bisa dilakukan. 

Pintu-pintu fitnah :

Konten maksiat, Hoax, gibah, pamer, lingkungan yang buruk. Ada 3 lingkungan yang mempengaruhi pendidikan anak : keluarga, masyarakat dan sekolah.

QS :

Faalhamaha fujuroha …

Ada basic hati yang baik tapi juga ada bibit yang negatif. Ada sifat pemurah tapi ada sifat pelit. 

Lingkungan bisa mempengaruhi, kalau baik bisa membawa kebaikan, kalau lingkungan buruk bisa mempengaruhi kepada keburukan.

Kisah : orang mau bertaubat, sudah bunuh 99 orang. Ketika ketemu orang pertama mengatakan tidak bisa bertaubat lalu dibunuh menjadi genap 100. Lalu ketemu orang kedua, saya sudah bunuh 100 orang apakah masih bisa bertaubat? Bisa tapi harus pergi ke suatu tempat yang penduduknya menyembah Allah. Ini menunjukan bahwa lingkungan bisa mempengaruhi orang seburuk apapun. 

Cari dulu tetangga sebelum mencari rumah. 

Yang dewasa juga harus mencari lingkungan kerja yang baik.

Konten maksiat. Tiktok, Konten porno suami istri. Padahal ranah keluarga bukan ranah untuk main-main, olok-olok. QS : ketika mereka memperolok olok agama mereka mengatakan kami hanya main main, katakanlah (Muhammad) apakah kamu mengolok olok Allah. Kafir setelah beriman, murtad.

Sholat berjamaah, laki laki di masjid, kecuali ada uzur. Ibadah sholat wajib berjamaah di masjid Boleh diketahui orang. Ada ibadah yang privat, orang lain tidak perlu tahu. Contoh sholat tahajud.

Kisah di jaman rosul. Dan ulama terdahulu mereka berupaya menyembunyikan kebaikannya seperti menyembunyikan keburukan.

Di zaman ini ibadah haji, umrah, sholat tahajud diumbar di medsos.

Cukup berat kita menjaga hati di jaman ini. Tapi ada obat hati,  yaitu ilmu.

Teknologi ai bisa membuat foto kita bersanding dengan wanita lain yang bukan istri kita dengan sangat mirip. Jadi kita harus bersiap dengan itu.

Ada 2 prinsip : ai hanyalah tools dan kita sebagai user.

Pertanyaan :

Qolbu, adakah perbedaan qolbu, hati, jiwa ruh?

Grup wa. Event kebaikan, donor darah. Bisakah mengajak tanpa riya?

Definisi qolbu dst beda pendapat. Qolbu jantung.

Marah : nabi menyuruh kalau sedang berdiri maka  duduk atau berbaring. Ada lagi nabi menyuruh wudhu.

Orang yang jagoan adalah orang yang memuncak marahnya, bulu romanya berdiri, dan wajahnya merah padam, ada setan yang lewat melalui aliran darah, pembuluh darah membesar. Ini menunjukan kalau qolbu itu bukan hati tapi jantung.

Hati itu tempat menyimpan memori kita, kita menyebut otak.

Riya. Membagikan jadwal pengajian, donor darah tidak masalah. Agak berbeda dengan pengumuman sholat tahajud di grup. Tahajud privat, tapi dengan medsos orang menjadi tahu kalau kita tahajud. Disinilah kita harus hati hati menjaga hati jangan sampai jatuh ke Riya.

Link kajian di YouTube hari ini : 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *